Bertepatan dengan Hari Natal, pengumpulan KTP untuk Ahok telah berhasil melewati syarat minimal jumlah KTP untuk maju sebagai calon  Gubernur DKI Jakarta dari jalur independen. Per hari ini, pengumpulan KTP untuk Ahok telah mencapai angka 533.374 KTP, melewati syarat minimum pengumpulan KTP yaitu sekitar 532 ribu KTP.

Karena bertepatan dengan Hari Raya Natal, Teman Ahok mendedikasikan keberhasilan  tersebut sebagai hadiah natal untuk sang Gubernur. “Keberhasilan mencapai syarat minimum ini kita jadikan sebagai Kado Natal untuk Pak Ahok.” tutur Singgih Widyastomo, salah satu pendiri Teman Ahok. “Dan ini bukan dari Teman Ahok, ini dari ratusan ribu warga Jakarta yang berterima kasih atas kinerja Pak Gubernur.” sambungnya.

Meski merupakan sebuah kabar gembira,  Singgih menghimbau para relawan untuk tidak larut kedalam kegembiraan. “Kado untuk Pak Ahok ini memang adalah kegembiraan. Namun bagi kita relawan, ini perjuangan masih panjang. Ini baru syarat minimum. Dari target kita sendiri ini baru setengah dari satu juta KTP, jumlah yang juga disyaratkan oleh Pak Ahok.” ucapnya. 

Singgih juga menjelaskan, setelah mendaftar nanti, KPU akan memverifikasi KTP-KTP dan sangat mungkin kendala verifikasi di lapangan. “Ini bisa menyebabkan banyak KTP kita yang dicoret oleh Tim Verifikasi. Sehingga jumlah KTP yang kita serahkan nanti, tidak akan sesuai dengan yang diakui oleh KPU. Dan jika jumlahnya yang dicoret banyak, sehingga  kurang dari syarat, Pak Ahok tidak akan bisa maju. Bahkan lewat partai sekalipun. Untuk itulah kita harus kerja keras mencapai target, agar aman.” jelas Singgih.

Teman Ahok sendiri menurut singgih memiliki target-target antara dalam pengumpulan KTP. Yang terdekat adalah target melewati perolehan suara Gerindra. “Sekitar 60 ribu KTP lagi untuk melewati Gerindra. Ayo kita bekerja keras.” tutup Singgih.