Tuduhan Ahok anti warga miskin lagi-lagi terbantah dengan rencana dibentuknya “Pasukan Merah” dari Pemprov DKI. Pasukan Merah ini nantinya akan direkrut oleh Lurah, sama seperti Pasukan Oranye. Tugasnya untuk merenovasi rumah warga yang tidak layak dan fasilitas umum lainnya.

 "Pasukan merah, saya pingin tetap di bawah lurah, dia akan di bawah dinas perumahan," ujar Ahok. Adanya pasukan merah ini akan melengkapi empat pasukan warna-warni Pemprov yang sudah ada; pasukan Oranye, Hijau, Ungu, dan Biru.

 Pasukan merah nantinya akan digaji sesuai UMR, ditambah jaminan kesehatan untuk keluarga, pendidikan anak, dsb. Ahok menambahkan, pendanaan Pasukan Merah Dinas Perumahan dan Permukiman Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Saat ini, ia tengah mendata anggota PPSU yang memiliki keahlian dalam membangun rumah.

 "Saya lagi hitung juga,  ini pasukan merah yang sertifikat bangunan (memiliki keahlian dalam hal bangunan). Dana bahan bangunannya dari dinas perumahan," kata dia.