Organisasi relawan Teman Ahok berharap perpecahan yang terjadi dalam Pilkada Jakarta ini dapat kembali ternetralisir. Hal ini disampaikan Amalia Ayuningtyas, juru bicara Teman Ahok. Menurut Amalia, Teman Ahok sebagai salah satu organisasi relawan dengan basis kepemudaan, akan menjadi salah satu pihak yang menyejukkan panasnya suasana Pilkada Jakarta. 

“Kampanye seputar integerasi bangsa dan persatuan sudah kita lakukan sejak Pilkada putaran kedua. Kita berharap lebih banyak yang bersolidaritas demi merekatkan lagi persatuan bangsa,” ujarnya.

Menurut Amalia, Teman Ahok juga sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan banyak pihak untuk memperbaiki situasi ini. Menurutnya, solidaritas ini tidak akan berjalan lancar jika mayoritas warga Jakarta enggan berpartisipasi. “Isu persatuan ni penting untuk dihayati semua stakeholder. Karena bertoleransi itu bukan sekedar ‘toh kami tidak membunuhi minoritas’, bukan itu. Ini tentang kesetaraan juga,” ujarnya.

Amalia menegaskan, kemenangan atau kekalahan siapapun tidak akan ada artinya jika bangsa terpecah belah. Maka, sudah seharusnya semua pihak ikut melawan segala bentuk kekerasan, diskriminasi, maupun intoleransi atas dasar perbedaan identitas. “Sudah seharusnya kita dengan tegas menentang sikap intoleransi yang ditunjukkan beberapa golongan. Bukannya diam dan mengambil keuntungan dari situ,” tegas Amalia.

Ia juga mengimbau pada seluruh warga Jakarta untuk tidak ikut terprovokasi pada aksi diskriminatif yang semakin gencar dilakukan jelang Pilkada. “Lebih baik kita tetap tenang, tetap rasional, dan tidak terprovokasi. Bagaimanapun, Pilkada tidak setimpal jika harus dibayar dengan perpecahan bangsa,” ujar Amalia. “Karena Indonesia akan kalah bila kita terpecah, kemenangan justru datang kalau kita bisa menjaga keragaman,” tutupnya.