Medium  5 tokoh 01

TemanAhok.com Setahun memimpin Jakarta, Gubernur Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok acap kali berhadapan dengan beberapa tokoh yang berseberangan dengannya. Perseteruan dengan Ahok membuat para seteru ikut menjadi terkenal. Jika sebelumnya para seteru hanya dikenal dikalangan tertentu, sekarang namanya sudah dikenal secara nasional.

Ini adalah 5 Tokoh yang Terkenal setelah berseteru dengan Ahok, versi Teman Ahok;


1.   Abraham Lunggana (Haji Lulung)

Haji Lulung, Wakil Ketua DPRD DKI, adalah sosok yang paling fenomenal dalam kisruh Dana Siluman Dalam kisruh yang berlangsung dari Februari sampai April tahun 2015 ini, Haji Lulung secara tidak langsung merupakan icon utama, mulai dari pernyataan sampai penampilan.

Nama Haji Lulung meroket saat hashtag #SaveHajiLulung berhasil bertengger dan bertahan di puncak Trending Topic Worldwide di Twitter. Meski hashtag tersebut merupakan candaan dan cenderung bully-an, popularitas politisi PPP ini memiliki dampak luar biasa, dan setiap gerak geriknya menjadi berita. Mulai dari Haji Lulung mengganti belahan rambutnya, membeli batu Akik Tommy Soeharto, bermasalah dengan Kaka Slank, sampai dengan pembuatan mainan kunci Haji Lulung.

Sampai sekarang pun, popularitas Haji Lulung masih terjaga, dengan masih seringnya dia bolak-balik ke Bareskrim Polri sebagai saksi Kasus UPS dan Scanner, atau dalam slip lidah Haji Lulung sebagai “Kasus USB”.


2.   Muhammad Taufik

Nama Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta, sekaligus Wakil Ketua DPRD DKI, Muhammad Taufik juga tak kalah mentereng disbanding Haji Lulung. Pernyataan-pernyataan Taufik yang pedas terhadap Ahok, seolah menjadi liputan wajib media setiap ada pernyataan Ahok yang berbau kontroversi.

Bumbu penyedap media dalam Taufik vs Ahok adalah kenyataan bahwa mereka dulunya ada dalam satu bendera di Partai Gerindra, ketika Ahok terpilih sebagai Wagub DKI mendampingi Joko Widodo. Keluarnya Ahok dari Gerindra karena menolak pemilihan kepala daerah tak langsung, membuat Taufik menjadi seteru abadi. Jika bukan Haji Lulung, maka M Taufik adalah narasumber yang utama dalam mengomentari Ahok.

 



3.   Fahira Idris

Mungkin banyak yang keberatan uni Fahira Idris dimasukkan ke dalam list ini. Anggota DPD RI dari DKI Jakarta ini dianggap sudah lumayan terkenal, karena “Uni”, begitu dia biasa disapa, adalah selebritas sosial media.

Namun memang dalam setahun terakhir, kebanyakan hal yang dikomentari oleh Uni dan menjadi pembicaraan adalah ketika Uni berkomentar tentang Ahok dan kebijakannya, baik langsung maupun tak langsung.

Yang paling menjadi buah bibir adalah hestek #GazainJakarta, yang menurut uni Fahira adalah pengaduan dari konstituennya tentang dihalanginya hak beribadah. Pada perkembangannya kemudian, #GazainJakarta ternyata adalah konflik tanah, dan Pemprov DKI telah berusaha menyelesaikan hal tersebut. Justru Ahok yang memerintahkan untuk membuka jalan ke masjid. Yang terbaru, Uni Fahira menganggap Ahok melakukan penghinaan kepada DPD RI karena hanya mengirimkan Sekretaris Daerah ke rapat dengar DPD yang dihadiri Ketua DPD.

 


4.   JJ Rizal

JJ Rizal juga dimasukkan kedalam list. Meski sebelumnya sejarawan ini sudah cukup sering tampil di Televisi, ini adalah kali pertama JJ Rizal ikut berlaga sebagai pemain, tidak lagi menjadi komentator.

Laga yang dimainkan oleh JJ Rizal adalah Drama Kampung Pulo dan sekarang Reklamasi Pantai di Jakarta Utara. Melompat dari keahliannya sebagai sejarawan, JJ Rizal dalam tanding ini secara tiba-tiba juga ahli masalah tata air dan lingkungan. Kisruh JJ Rizal vs Ahok menjadi tontonan publik, setelah ada komentar-komentar personal dari kedua pihak. JJ Rizal mengkomentari Rumah Ahok, dan Ahok menyuruh JJ Rizal belajar lagi.

Meskipun urusan Kampung Pulo sudah selesai, urusan ini teranyata masih belum menjadi ‘sejarah’ bagi Sejarawan yang pernah ingin jadi walikota Depok tersebut. Dalam lini masa twitternya, masih terlihat ekor perseteruan yang sepertinya tidak akan diusaikan, tapi mungkin sekarang sudah menjadi satu arah saja.



5.   Prabowo Soenirman

Bukan salah kamu kalo kamu mengaku tidak kenal dengan foto diatas, nama terakhir ini mungkin terasa kurang beken. Tapi hati-hati, mungkin kamu pernah tertipu judul karena seringkali ada berita yang menyebut nama “Prabowo : Ahok blablabla”. Sekilas orang akan berpikir, Prabowo Subianto Capres 2014 ikut mengomentari Ahok. Tapi setelah dibaca badan beritanya, ternyata Prabowo Soenirman.

Nama Prabowo Soenirman mulai masuk ke ruang publik pasca mediasi Ahok vs DPRD yang berakhir ricuh. Prabowo ditenggarai sebagai salah satu anggota DPRD yang bicara tidak pantas dan mengumpat ke Ahok di depan microphone. Bahkan salah satu LBH mengadukan Prabowo ke hukum. Setelah saat itu, mantan Direktur PD Dharma Jaya ini sering dikutip media. Namun hati-hati ya, jangan lupa baca badan berita. (TAD1)