Medium chart mingguan 02

Chart Minggu ke 3 November Tanggal 16 November - 22 November 2015 / TemanAhok.com

Dalam minggu ketiga November 2015, bertepatan dengan #SetahunAhok yang jatuh pada tanggal 19 November, Teman Ahok berhasil mengumpulkan 22.078 KTP untuk Ahok. Jumlah ini secara tipis  berhasil memenuhi target perolehan KTP mingguan, 22.000 KTP.  Dengan penambahan KTP minggu ini jumlah keseluruhan KTP terkumpul terhitung tanggal 22 November  adalah 433.295 KTP.

Berdasarkan data harian, perolehan KTP minggu ini dari Senin hingga Jumat jumlahnya dibawah tidak memenuhi target harian (3200 KTP). Pengumpulan KTP harian baru memenuhi target pada weekend, yaitu hari Sabtu (3.816 KTP), dan Minggu (3.831 KTP). Meski lebih banyak tidak memenuhi target harian, target mingguan tetap tercapai  meski hanya surplus 78 KTP dari target.

Kondisi  ini, Menurut Amalia Ayuningtyas, adalah hal yang biasa terjadi. “Memang biasa, perolehan KTP harian kita pas weekdays itu cenderung lebih sedikit. Booth dan Posko memang lebih ramai di hari sabtu dan minggu, karena warga DKI tidak bekerja.” papar perempuan yang akrab disapa Lia ini

Lia juga menerangkan, dengan pola yang ada sekarang maka jumlah KTP untuk Ahok yang akan terkumpul di akhir tahun akan lebih dari 500 ribu KTP. “Kalau mengacu pada hasil keputusan MK, Insya Allah target kita akhir tahun ini berhasil melewati syarat minimal calon independen, yaitu 525.000 KTP” ujarnya. Meski begitu, lanjut Lia, Teman Ahok tetap menargetkan satu juta KTP hingga Juli 2016 mendatang. “Target kita tetap satu juta sampai Juli. Ini merupakan bentuk komitmen dukungan penuh kita supaya Ahok maju independen” pungkasnya.

Dalam minggu ini, tepatnya pada 19 November, Ahok juga genap satu tahun menjalankan tugasnya sebagai Gubernur. Sebagai bentuk peringatan satu tahun pemerintahan Ahok, Teman Ahok menginisiasi tagar #SetahunAhok di sosial media dan mengimbau partisipasi warga Jakarta untuk terus ‘menemani’ Ahok. “Menurut kita, setahun saja nggak cukup buat berbenah Jakarta. Untuk itu Ahok butuh dukungan penuh dari warga Jakarta. Makanya selain evaluasi, kita juga mendorong partisipasi warga buat menunjukkan solidaritasnya terhadap Gubernur yang bersungguh-sungguh ingin memperbaiki Jakarta” tutup Lia.