Medium yoyoi

Meskipun telah bersikap kooperatif terhadap pemeriksaan BPK, namun Ahok tetap konsisten dalam melawan tendensi politis yang hendak menjatuhkan dirinya. Ahok menilai, ada pihak yang tidak ingin ia jadi gubernur lagi dengan menggunakan isu Sumber Waras sebagai pemicu. Ahok juga menganggap janggal cara BPK dalam pemeriksaan yang berlangsung selama sembilan jam kemarin. Seperti diketahui sebelumnya, Ahok tidak diizinkan membawa satu orang staff-pun untuk menemaninya dalam pemeriksaan.

“Staf saya mau masuk mau cari berkas yang ditanya aja nggak boleh. Saya mana tau berkas begitu banyak. Segepok dibawa berkas dari staf saya, untuk bantu cari nggak boleh loh.” ujar mantan Bupati Belitung Timur ini. Ahok bahkan tidak gentar mengetahui nantinya rangkaian hasil pemeriksaan BPK akan diserahkan pada KPK untuk dilakukan penyidikan.

Semangat perlawanan ini, menurut Ahok, dilatar belakangi oleh keyakinan bahwa tidak ada celah untuk menjatuhkan dirinya dalam kasus pembelian lahan Sumber Waras.  “Saya akan buktikan pada kalian, saya bilang, saya tidak ada celah. Mungkin sudah takdir saya untuk melawan institusi-institusi di republik ini yang diisi oleh oknum-oknum yang tidak betul.” pungkasnya. Sebaliknya, Ahok justru menantang BPK untuk berani ‘buka-bukaan’ ke publik. “Sekarang saya tantang BPK. Kalo betul ini pengumpulan data untuk mencari kebenaran, mari buka ke publik, saya nggak apa-apa. Biar publik bisa menilai sendiri.” ujar Ahok tak gentar. Ahok menilai, oknum BPK terlalu paranoid dengan upaya transparansi dan pembukaan informasi ke publik.

Sebelumnya, juru kamera Pemprov DKI sempat merekam momen ‘protes’ Ahok yang mengupayakan agar proses pemberian keterangan berjalan transparan. Video adu mulut Ahok dengan pihak BPK tersebut diunggah dan menjadi viral di dunia maya dengan logo ‘Berita Jakarta’.Terkait hal ini, BPK langsung menelepon pihak Berita Jakarta untuk segera menurunkan video tersebut. "Itu ditelepon loh, kemarin. Supaya dicabut (video itu), katanya. Saya bilang, ini BPK apa bukan? Kalau BPK resmi, suruh lewat surat dong," kata Ahok.

Sumber : Detik.com, Kompas.com